Main Article Content

Abstract

Metode ekstraksi dan jenis pelarut yang digunakan akan berdampak pada proses penarikan komponen aktif sehingga akan berpengaruh juga pada aktivitasnya. Jahe merah (Zingiber officinale var. Rubrum) merupakan salah satu bahan rempah yang juga berpotensi sebagai tanaman obat. Salah satu khasiat ekstrak jahe merah adalah sebagai anti toksoplasma. Pada penelitian ini telah dilakukan pembuatan ekstrak jahe merah dengan dua jenis metode yaitu maserasi dan sokhletasi masing-masing menggunakan tiga jenis pelarut (etanol 30%, etanol 70% dan etanol 96%) sehingga diperoleh enam jenis ekstrak. Kemudian masing-masing ekstrak ditentukan kadar senyawa pencirinya meliputi 6-gingerol, 8-gingerol, 10-gingerol dan 6-shogaol dengan Kromatografi Cair Kinerja Tinggi (KCKT). Selanjutnya ekstrak diuji aktivitas antitoksoplasma secara in vitro terhadap parasit Toksoplasma gondii pada fase takhizoit yang ditumbuhkan pada sel vero. Penentuan aktivitas antitoksoplasma juga dilakukan pada senyawa murni 6, 8, 10-gingerol dan 6-shogaol serta kontrol positif antibiotik spiramisin. Hasilnya menunjukkan bahwa ekstrak etanol 96% dengan metode maserasi adalah yang paling baik aktivitasnya dan 6-gingerol adalah senyawa penciri yang paling berperan sebagai anti-toksoplasma.

Keywords

Anti-toksoplasma, Gingerol, Shogaol, Toksoplasma gondii, Zingiber officinale var rubrum

Article Details

How to Cite
Sa’diah , S., Anwar, E., Jufri, M., & Cahyaningsih, U. (2019). Perbandingan Ekstrak Jahe Merah (Zingiber Officinale Roscoe. Var. Rubrum), Gingerol dan Shogaol sebagai Anti-Toksoplasma terhadap Parasit Toxoplasma Gondii Secara In-Vitro. Jurnal Jamu Indonesia, 4(3), 93-102. https://doi.org/10.29244/jji.v4i3.160

References

  1. Adnyana IK, & Suciyati SW. 2017. Red ginger (Zingiber officinale Roscoe var Rubrum): a review. Pharmacology On Line. 2:60–65.
  2. Al-Zanbagi NA. 2009. In vivo effect of some home spices extracts. Journal Family Community Med. 16(2);59–65.
  3. Bhattarai S, Tran VH, dan Duke CC. 2001. The stability of gingerol and shogaol in aqueous solution. Journal of Pharmaceutical Sciences. 90:1658-1664.
  4. Choi WH, Jiang MH, & Chu JP. 2013. Antiparasitic effects of Zingiber officinale (ginger) extract against Toxoplasma gondii. Journal of Applied Biomedicine. 11(1); 15–26.
  5. Harvey D. 2000. Modern Analytical Chemistry. Ed ke-1. Amerika (US): The McGraw-Hill Companies, Inc.
  6. He XG, Bernart MW, Lian LZ, Lin LZ. 1998. High-Performance Liqid Chromatography-Electrospray Mass Spectrometric Analysis Of Pugent Constituents Of Ginger. Journal Of Chromatography. 796:327-334.
  7. Heryani, Winarti C. 2001. Kandungan bahan aktif jahe dan pemanfaatannya dalam bidang kesehatan, status teknologi hasil penelitian jahe, www.balitro.litbang.pertanian.go.id.
  8. Kavitha N, Noordin R, Chan KL, & Sasidharan S. 2012. In vitro anti-Toxoplasma gondii activity of root extract/fractions of Eurycoma longifolia Jack. BMC Complementary and Alternative Medicine. 12(1);91.Doi:10.1186/1472-6882-12-91.
  9. Kementerian Kesehatan RI. 2008 Karakteristik simplisia jahe merah, Farmakope Herbal Indonesia, edisi I,: Jakarta.
  10. Lee S, Khoo C, Halstead CW, Huynh T, Bensoussan A. 2007. Liquid Cromatographic Determination of 6-, 8-, 10-gingerol and 6-shogaol in ginger (Zingiber officinale) as the raw herb and dried aqueous extract. Journal of AOAC International. 90(5):1219-1226.
  11. Litbang Pertanian. 2000. Budi daya Jahe, sumber: Sistem Informasi Manajemen Pembangunan di Pedesaan, BAPPENAS, editor Kemal Prihatman. http://nad.litbang.pertanian.go.id/ind/images/dokumen/modul/18-BUDIDAYA%20JAHE.pdf
  12. Pohanka M. 2016. Toxicology and the biological role of methanol and ethanol: Current view. Biomedical Papers. 160(1):54–63.
  13. Ravindran PN, and Babu KN. 2005. Ginger the Genus Zingiber, RC Press, New York. 87-90.
  14. Schwertner HA, Deborah C, Rios. 2007. High-performance liquid chromatographic dietary supplements, spices, teas, and beverages. Journal of Chromatography B. 856(1-2): 41-47.
  15. Wohlmuth H, Leach DN, Smith MK, dan Myers SP. 2005. Gingerol content of diploid and tetraploid clones of ginger (Zingiber officinale Roscoe). Journal of Agricultural Food Chemistry. 53:5772-5778.