JURNAL JAMU INDONESIA

Jamu adalah istilah dalam bahasa Indonesia untuk obat herbal yang terbuat dari tumbuhan obat segar atau kering.  Jamu telah dikenal selama berabad-abad oleh masyarakat Indonesia terkait penggunaanya untuk kesehatan dan kecantikan.  Penggunaannya saat ini menunjukkan kecenderungan yang semakin meningkat dan tren ini juga tampak dalam skala global.  Lebih jauh, Sistem Kesehatan Nasional Indonesia menyatakan bahwa pengembangan dan peningkatan obat tradisional dalam hal ini Jamu ditujukan agar diperoleh obat tradisional yang bermutu tinggi, aman, memiliki khasiat nyata yang teruji secara ilmiah dan dimanfaatkan secara luas, baik untuk pengobatan sendiri oleh masyarakat maupun digunakan dalam pelayanan kesehatan formal.  Tiga isu kunci (Kualitas, Keamanan dan Khasiat)  pengembangan produk Jamu hanya dapat dicapai apabila prioritas diberikan sejak awal proses pengembangannya.

—Proses-proses yang dikembangkan harus dapat menangani permasalahan yang ada saat ini terkait dengan isu kunci di atas seperti kurangnya produk Jamu yang terstandardisasi (hasil yang reproducible, keseragaman dari batch ke batch), kurangnya data toksikologi, kurangnya uji farmakokinetik dan farmakodinamik, sedikitnya kajian dosis-respon dari suatu produk, kurangnya studi interaksi obat dan terbatasnya uji klinik.  Upaya mengatasi permasalahan tersebut bukan merupakan hal yang mudah, karena terdapatnya kompleksitas  inheren dari produk jamu seperti: variabilitas dari individu material bahan baku dan pengaruh lingkungan, adanya pengaruh dari proses koleksi simplisia dan cara pemanenan, kompleksnya komposisi kimia dari bahan alam, dan keragaman dalam bahan aktif.
 
—Dalam beberapa tahun terakhir, isu-isu diatas telah menjadi fokus perhatian para ilmuwan yang bekerja dalam keilmuan terkait. Seiring dengan banyaknya penelitian-penelitian pengembangan Jamu ini, hasil kajian yang didapatkan tentunya akan memerlukan wadah untuk diseminasi agar hasil kajian tersebut dapat diakses oleh para pihak yang memerlukan.  Untuk keperluan ini, Pusat Studi Biofarmaka berkerjasama dengan para pihak Jamu melakukan salah satu upaya peningkatan pendayagunaan inovasi IPTEK Jamu melalui kegiatan diseminasi hasil-hasil riset dan teknologi kepada masyarakat luas dengan membentuk suatu jurnal ilmiah yang bernama JURNAL JAMU INDONESIA. Jurnal Jamu Indonesia ini didedikasikan untuk pertukaran informasi dan pemahaman keilmuan yang meluas mengenai pengembangan dunia jamu melalui penerbitan makalah-makalah Ilmiah.